Pemerintah Wuhan meresmikan Stasiun Bunga Sakura di Kawasan Timur Danau Donghu pada 1 April 2024. Destinasi ini menyambut 15.000 pengunjung dalam tiga hari pertama, melampaui rekor kunjungan stasiun serupa di Nanjing tahun sebelumnya.

Dinas Pariwisata Wuhan merancang stasiun seluas 8 hektar ini dengan 1.200 pohon sakura dari 12 varietas langka. “Kami menanam pohon secara bertahap sejak 2022 untuk menjamin mekar sempurna saat pembukaan,” ujar Kepala Dinas, Li Wei. Pengunjung dapat menjelajahi terowongan bunga sakura sepanjang 300 meter yang dipasangi lampu LED berpola kelopak bunga.

Teknologi augmented reality (AR) menjadi daya tarik utama. Aplikasi SakuraVision memungkinkan pengunjung melihat simulasi 3D proses mekar bunga dalam 24 jam atau berfoto dengan avatar karakter legenda sakura. “Saya menggunakan fitur AR untuk membuat video slow-motion kelopak jatuh. Hasilnya instagrammable!” kata pengunjung Zhang Yuting (24).

Pemerintah Kota menyediakan 50 stan kuliner yang menyajikan hidangan bertema sakura, seperti mochi bunga dan es krim matcha. Pedagang lokal Wang Jun mengaku menjual 800 cup es krim per hari: “Bahan lokal seperti madu Donghu meningkatkan cita rasa dan minat pembeli.”

Untuk pengelolaan lingkungan, Dinas Kebersihan Wuhan menerapkan sistem daur ulang cerdas. Drone otomatis mengumpulkan sampah di area taman setiap dua jam, sementara panel surya di atap stasiun memasok 70% kebutuhan listrik.

Kolaborasi dengan platform travel Trip.com membuat paket tur spesial yang termasuk tiket kereta cepat Beijing-Wuhan dan akses eksklusif ke area fotografi malam hari. Manajer Pemasaran Trip.com, Chen Xia, menyebut stasiun ini menjadi destinasi spring travel terpopuler 2024 dengan 85% rating positif.

Kedepannya, Pemerintah Wuhan merencanakan perluasan area hanami (tradisi melihat bunga) dan menambahkan instalasi seni interaktif berbasis AI. “Kami menargetkan 1 juta kunjungan hingga akhir musim sakura Mei 2024,” tambah Li Wei.

Inisiatif ini mengukuhkan Wuhan sebagai kota destinasi wisata berbasis ekologi yang mengombinasikan keindahan alam, teknologi, dan ekonomi kreatif.